Orang sadis

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Orang sadis akan diam saja melihat kekejaman berlangsung – dan bahkan menikmatinya.

Seperti pakde…

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Kerendahan hati itu bukan pencitraan. Pencitraan itu bak bedak menempel pada wajah, ia bisa luntur setiap saat. Kerendahan hati mengakar dalam hati, dia ke luar di manapun dan kepada siapapun. Bahkan kepada pak SBY yang selama ini terkesan ‘tak akur’.

Kerendahan hati itu adem, mendamaikan, menyelesaikan. Bahkan kalaupun harus menang, ia menang tanpa merendahkan pihak lain. Pakde dan pak SBY telah saling berjabat tangan, karena sebuah kerendahan hati.

Rendahkan hatimu – bukan dirimu – maka air kehidupan akan mengalir turun ke dalam hidupmu.

Seperti pakde…

ORANG GILA ITU DIPANGGIL AHOK

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Dia tak ambil pusing dengan sidangnya. Dia tak cemas dengan berbagai kebusukan menghadapi putaran II pilkada. Dia lebih sibuk dengan “progress’ pembangunan masjid yang menjadi komitmen dan tanggung jawabnya. Dia lebih pusing dengan ‘progress’ pembangunan Simpang Susun Semanggi. Dan semuanya itu semata-mata demi kemaslahatan umat dan waga Jakarta.

Masakah orang seperti ini menista agama ? Dia cemas justru karena lagi-lagi harus cuti, sementara berbagai pekerjaan dan nasib warga yang bergantung padanya menunggu setiap hari dan setiap pagi. Padahal gubernur lain dengan entengnya mau cuti – meski daerahnya lagi kebanjiran – hanya demi membela koleganya yang sedang membabi-buta mengejar kekuasaan.

Hanya orang ‘gila’ yang lebih mempedulikan orang lain di saat dirinya kepepet dan dihajar kanan-kiri. Orang ‘gila’ itu dipanggil Ahok. Dia kuning, bermata sipit, dan bersalib. Namun dia pula yang meradang dan menolak keras – ketika ada yang memberinya saran agar meminta Habib Sting cucu mbah Priok mendukungnya dalam pilkada.

Sementara lawannya dengan tenangnya menggunakan semua kekuatan primordial khususnya sentimen agama hanya untuk menang dan jadi gubernur.

Orang ‘gila’ itu dipanggil Ahok. Sedemikian ‘gila’nya dia, sehingga semua sikap dan tindak-tanduknya sering lebih ‘Indonesia’ dari yang suka merasa ‘pribumi’ dan lebih ‘Islami’ dari sebagian mereka yang merasa Muslim.

Orang ‘gila’ itu dipanggil Ahok. Jika kalian melepaskannya sekarang, kalian tak akan pernah menemukannya lagi.

Orang ‘gila’ itu dipanggil Ahok.

pak Be Ye

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Terima kasih pak Be Ye. Saya senang pak Be Ye telah menempuh ‘hidup’ yang baru. Sehat selalu ya pak. Have a nice a weekend.

Suka

Suka

Super

Haha

Wow

Sedih

Marah

Komentari

MAU JADI APA JAKARTA DAN BANGSA INI ?

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Nenek bernama Hindun binti Raisman (78 tahun) meninggal Selasa, 7 Maret lalu. Hanya karena dia mendukung Ahok, musholla di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Karet Karya 2, RT 5/RW 2 menolak untuk menshalatkan jenazahnya. Ustadz di kampung itu juga menolak menshalatkan almarhumah di mushalla.

Saya pribadi percaya almarhumah tetap diterima Tuhan dengan tangan terbuka. Tapi apa yang terjadi pada almarhumah dan keluarganya adalah bentuk teror yang tak beradab. Brutal !!

Ini semua karena ulah pendukung Anies. Dan melihat napsunya yang membabi-buta untuk jadi gubernur, nampaknya dia akan berlagak bego. Dia mungkin tinggal bilang (itupun kalau ditanya) bahwa dia tak pernah menginstruksikannya.

Aparat harus bergerak dan bertindak, karena ini bentuk teror yang menghancurkan masyarakat dan bangsa. Aparat tidak boleh hanya merespons secara reaktif berdasarkan laporan kejadian, namun juga proaktif menjaga masyarakat dan mencegah kejadian mengerikan itu berulang. RT yang memaksa warga untuk tanda tangan memilih memilih Anies harus ditindak tegas. Ingat, RT/RW itu adalah petugas “pemerintah” juga – bagaimana mungkin bertindak melawan hukum dan amoral seperti itu.

Relawan, partai pendukung, Ahokers dan semua yang pro kebhinekaan dan persatuan harus turun ke semua pelosok Jakarta. Ini bukan sekadar soal Pilkada, tapi kewajiban moral agar menghentikan teror yang memalukan ini terhadap warga.

Sungguh memalukan sekaligus mengerikan hal tak beradab seperti ini bisa terjadi kepada bangsa Indonesia yang katanya agamis, toleran, dan ber-Bhineka Tunggal Ika.

Kita tak bisa berharap banyak pada seorang Anies.

Mau jadi apa Jakarta dan bangsa ini ?

KLONINGAN

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Ini akun yg pakai nama, cover pict dan profile pict saya. Tapi ini jelas bukan saya. Mohon perhatikan : ybs tinggal di Bekasi dan berasal dari Dompu. Saya tdk tinggal di Bekasi dan tidak berasal dari Dompu. Sementara saya tak mau suuzon. Sy anggap saja ybs adalah sahabat yang sayang sama saya, sampai menduplikat nama dan foto-foto saya untuk akun FB nya. Sahabat, saya akan lihat dulu ybs arahnya mau ke mana ???

Foto Herry Tjahjono.

Terima kasih dan salam hormat…

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Sehubungan ada beberapa sahabat yang memberi tahu jika ada akun baru saya yang meminta pertemanan, saya sampaikan bahwa saya tidak membuat akun FB baru. Satu-satunya akun saya cuma yang ini.

Terima kasih dan salam hormat…

Anies dipecat

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Kok saya merasa punya hak untuk tahu persis kenapa Anies dipecat presiden ya. Pakde?

hidup

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

kegilaan mencapai puncak

May 16, 2017 by  
Filed under POJOK HERRY TJAHJONO

Jika pemimpin langka seperti Ahok mau disingkirkan, berarti kegilaan mencapai puncak.

Next Page »